Showing 10 Result(s)
Allgemein Asian Food Coconut Food Gluten free Kitchen Diary Meat/ Daging Pan Frying Recipes Sayuran Stir Fry/ Tumisa Uncategorised Vegetables/ Sayuran

Serundeng Daging

Serundeng Daging
Serundeng Daging

Masakan khas Indonesia ini, biasa disantap dengan nasi hangat dan lauk pauk. Di beberapa kota, contohnya di gresik, Jawa Timur, ada yang namanya Nasi Krawu dan sangat terkenal enak dan khas sekali. Salah satu pelengkapnya si nasi ya serundeng, bahkan macam-macam serundengnya. (more…)

Basil Olive Oil Pan Frying Pasta/ Noodle/ Mie Sayuran Spaghetti Tomaten Uncategorised Vegetables/ Sayuran Vegetarian

Tomato Basil Spaghetti

Tomato Basil Spaghetti
Tomato Basil Spaghetti

Basil segar di rumah, lebatnya banget banget. Sudah dipangkas dibuat saus pesto, makin subur daunnya. Ya udah, dimanfaatin deh buat temen makan spaghetti.

Dulu, nyium basil ga terlalu suka. Entahlah langu aja rasanya. Tapi setelah makan salad mozarella yang biasanya disajikan dengan tomat dan basil, malah suka 😉

Baca juga, menu lainnya yang menggunakan tomat :
Hainan Chicken Rice
Salad Thai
Lasagna

(more…)

asam manis Asian Food Food Indonesian Food olahan ikan/ Fish Pan Frying Rice/ Nasi Sayuran Seafood/ Hasil Laut Uncategorised

Ikan Asam Manis

Ikan Asam Manis

Suka banget sama yang namanya ikan. Waktu kecil, bisa dibilang hampir tidak pernah mau makan ayam. Jadi kalo mama masak ayam, itu hanya untuk adikku, yang memang doyan banget. Tidak hanya ikan aja sih, semua hasil laut aku lebih suka dibanding daging-dagingan. Aku besar di Bandar Lampung, jadi untuk mendapatkan ikan segar , cukup banyak tersedia di pasar dan setiap pagi selalu baru. Sehingga tidak heran kalau oleh-oleh khas lampung itu ada pempek, krupuk ikan, kemplang, pempek, tekwan, dan banyak lagi.
(more…)

Autumn Coconut Milk European dish Food Germany Kitchen Diary Meat/ Daging Olive Olive Oil Pan Frying Recipes Rice/ Nasi Spring Summer Uncategorised Winter Yoghurt

Turkish Rice Pilav and Meat Curry

Turkish Rice Pilav and Meat Curry

Pernah makan sajian nasi di restoran Turki?
Aku mah belom :D, Cuma di masjid Turki, pernah 😛 *gratisanpulak *laludilemparbaskom

Salah satu sajiannya bisa jadi ada Nasi Pilav/ pilaf. Pilaf ini ternyata berasal dari masakan Persia kuno dan namanya diambil dari bahasa Turki, pilau, yang artinya memasak nasi setelah lebih dahulu di tumis dengan menggunakan lemak daging atau minyak untuk memperkaya aromanya yang selanjutnya ditanak dengan air kaldu daging atau ayam.

Rice Pilav

(more…)

Asian Food Food Korean dish Meat/ Daging Mushroom Pan Frying Pasta/ Noodle/ Mie Uncategorised

Japchae, Koreanfood


Korean drama lover
? Kalo jawabannya iya, pasti sering deh lihat menu ini disajikan 😉

“Japchae is a Korean dish made from sweet potato noodles (called dangmyeon, Korean: 당면), stir fried in sesame oil with vegetables (typically thinly sliced carrots, onion, spinach, and mushrooms), sometimes served with beef, and flavoured with soy sauce, and sweetened with sugar. It is usually served garnished with sesame seeds and slivers of chili. It may be served hot or cold”. wikipedia

Kelihatannya bahannya seperti biasa kita membuat tumis bihun atau so un, yang membuat ini lebih special karena penggunaan minyak wijennya. Sesame oil atau minyak wijen ini punya wangi dan rasa yang khas, sering banget digunakan ke dalam masakan Asia oriental. Hal yang aku sukai saat membuat ini pengadukan mie dan sayur cukup dengan tangan saja tanpa diatas api sehingga membuatnya jadi tercampur rata.
(more…)

Asian Food Culinary Food Frying Indonesian Food Kitchen Diary Pan Frying Recipes Rice/ Nasi Sayuran Seafood/ Hasil Laut Snack Asin/ Savoury Traditional Uncategorised Vegetables/ Sayuran

Nasi Goreng Cumi

Siapa sih yang ga kenal nasi goreng? Pasti dong semua tau. Waktu kecil, menu ini bagiku ga ada yang spesial, karena mama buatnya hanya sekedar menghabiskan sisa nasi kemarin supaya ga mubazir. Jadi tau dong apa yang aku pikirkan saat lihat menu nasi goreng di rumah makan? Ya itu mereka jual nasi sisa ! Whuahahahahaha betapa lugunye dirikuuuuu… kalo inget jaman itu *garukgarukidung*

Ternyata berjodoh dengan pria penyuka nasi goreng, bukan suka atau favorit lagi, wuiiii semua menu ga bakal dilirik kalo udah disajiin nasi goreng hangat fresh from the kompor kenadehlumel, teruus teruus ya apa iya aku masakin nasi goreng dari nasi sisa? ya kadang iya kadang juga nggak, soalnya customernya kadang juga minta menu ini dengan sengaja. Yang bikin aku gerutu kalo lagi makan di luar, dengan santai doi lagi lagi memesan nasi goreng, hiyaaaaaaaaa tepokjidat

Banyak sih perbedaan antara aku dengan ayah soal makanan. Seperti, dulu aku ga suka makan tahu, ga doyan! lebih milih tempe deh daripada tahu, ternyata doi demennya tahu pake mbanget. Sekarang yaaa, otomatis aku suka keduanya. Ada lagi, aku ga terlalu suka makan ayam, akan lebih seneng makan ikan dari pada ayam dan ternyata doi hobby deh makan ayam dibuat menu apa aja, lalu sekarang yaaa ikut menikmati ayam walaupun bukan favorit banget 😉

Ternyata jodoh itu memang saling melengkapi yak dan kesimpulannya membuat meja makan penuh dengan favorit masing masing hahahahaha penting banget ga siiiih. Hayooooo siapa yang juga kaya akuuuu???


Weekend kalau cuaca gak oke untuk keluar, kami memilih anteng di rumah atau jalan jalan sekitaran rumah. Weekend lalu sebelum datang bulan Ramadhan, aku membuat nasi goreng cumi dan sayuran.

Walaupun yang namanya masak itu hanya ukuran kira kira, kali ini akan aku coba susun rapih dan tuliskan, jadi kalo buat lagi, tinggal buka saja link nya.

Berikut resep yang aku gunakan yaaa…..

Nasi Goreng Cumi
(more…)

Allgemein European dish Food Herbs Irit telur Kitchen Diary Meat/ Daging Meatball Milk Pan Frying Recipes Tomaten Uncategorised Wheat Flour

Ikea’s Swedish Meatball

Pernah ga sih liat menu makanan yang kenyataannya kagak bisa ikut menikmati?? hahahaha ini salah satunya!!

cucian deh ahhh 🙄

 – – – – –

Beruntungnya hidup di zaman era informasi yang tersebar via internet saat ini, memudahkan akses pencarian berlabel “resep swedish meatball” 😎 .  Jadi yuuuk ahhh makan siang ala sweden buat hari ini ❓

Ada angin segar apakah kira kira, kok hari ini masak menu ala IKea? Iya sih, memang punya alesan. Rencana minggu ini, mau ke IKea, ada perlengkapan yang perlu dibeli *pencitraan* *bilang aja mau cuci mata* 😎 , eh ternyata harus ditunda karena beberapa hal, ayah yang masih sibuk dan memang akan ada meeting beberapa hari ini, weekend pun ga bisa karena kita akan ada Auftritt Angklung di Kota tetangga, Bensheim. Lalu aku pun masih menunggu stroller baru Aqila yang akan dikirim (anaknya udah gede, stroller lama sudah ga muat dan sudah aku cuci bersih dan rapihin lalu segera akan kita lelang di ebay dan Kleinanzeigen 😛 ) ditambah lagi Kakak Afiqah juga padet jadwalnya 😎

Jadi intinya?

Kesimpulannya,  mau diskusi gimana gimana juga, minggu ini ya ga bakal sempat kesana, mau ga mau yaa minggu depan sebelum masuk bulan Ramadhan. Ga asik kan jalan keliling saat kondisi puasa 20 jam dengan cuaca puncak summer begini, bisa lemes deh yang ada 😛

Trus hubungan mau kesana sama menu makan siang hari ini? Yaaa pokoknya mau cerita, gitu aja *maksa* 😎

Nama menu ini di negara asalnya, Sweden disebut Köttbullar.

“Köttbullar (Aussprache im Schwedischen: [ɕœtbɵlːar]) sind traditionelle schwedische Fleischbällchen, die gebraten mit Preiselbeerkompott oder -marmelade, Sahnesauce und Kartoffeln oder Kartoffelpüree serviert werden. Sie sind besonders bei Kindern beliebt. Astrid Lindgren setzte ihnen ein literarisches Denkmal als Leibgericht ihrer Kinderbuch-Romanfigur „Karlsson vom Dach“. In Finnland heißen Köttbullar Lihapyörykät oder auch Lihapullat” Wikipedia

(more…)

error: Content is protected !!