Showing 2 Result(s)
La Tahzan Ramadhan di Jerman Stories Uncategorised

Ibadah Ramadhan saat Haid bagi Wanita

Bismillahirrahmanirrahiim..

Patutkah bersedih karena kedatangan bulan di 10 hari terakhir??

La Tahzan Inallaha ma’ana, “Jangan bersedih, sesungguhnya Allah SWT bersama kita”.

Sedih pastinya ya, harapan mendapatkan Lailatul Qadr sirna. Dari sekian banyak peran wanita dalam kehidupan, hampir semuanya berbunga pahala, seperti: menyiapkan makanan berbuka puasa, mengajarkan anak anak, medampingi anak anak sekolah, menuntut ilmu, belajar,  membersihkan rumah, menyiapkan pakaian untuk anak dan suami (bagi yang sudah berkeluarga).

Rasulullah SAW Bersabda :

“Dari Abu Sa’id Al Khudriy RadhiyAllah SWTu Anhu “Bahwasanya Rasulullah SAW Bersabda : “Bukankah Wanita itu jika sedang haih dia tidak shalat dan tidak shaum/berpuasa? Itulah kekurangan agamanya.” (HR. Bukhari.)

***

Tidak jarang kadang aku pun protes ke ayah, kenapa harus istirahat ibadah di saat saat penting begini 🙄 dan jawaban ayah selalu “bukannnya semua yang dikerjakan bunda adalah ibadah? dari bangun tidur sampai tidur lagi, apalagi dampingin anak anak”. Jawabannya sih bisa diterima tapi ya sedikit kecewa sepertinya tetap ada yak >_<”

***

Walaupun tidak diperbolehkan shaum dan shalat, sebagai muslimah inshaaAllah tidak akan kehilangan momentum keutamaan dan keberkahan di bulan ramadhan yang segala amalan dilipatgandakan pahalanya,yaitu melakukan amalan-amalan yang dicintai oleh Allah SWT .

Sebelum semua itu, hal yang paling penting adalah Ridho dengan ketentuan Allah SWT. Mempunyai perasaan ridho terhadap ketentuan Allah SWT adalah sesuatu yang sangat penting ada di dalam hati seseorang mukmin.  Ia menandakan keimanan seseorang terhadap qadar dan qadha Allah.  Sifat ridho akan membuatkan seseorang itu menjadi tenang dan bersangka baik dengan Tuhannya.  Dan sifat ridho ini adalah sifat yang mahmudah yang inshaaAllah besar pahalanya di sisi Allah

Berikut ini beberapa ibadah sunnah yang dapat dilakukan saat haid di bulan Ramadhan :

1.Meyediakan dan memberi ifthar (hidangan berbuka), kepada orang-orang yang shaum baik bagi anggota keluarga maupun saudara-saudara umat Islam. Menyiapkan Ifthar adalah amalan yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW , karena mengandung pahala yang besar dan kebaikan yang berlimpah.

Rasulullah SAW Bersabda :

” Barang siapa yang memberi ifthar (hidangan untuk berbuka) orang-orang yang shaum/berpuasa maka baginya pahala seperti orang yang shaum/berpuasa tanpa dikurangi sedikitpun”. (H.R. Bukhari Muslim)

(more…)

error: Content is protected !!