Month: April 2020

Voilaa, the roots are there !!

Hari ini pengen update perkembangan beberapa penghuni kebun kecilku. Termasuk juga mengenai propagation yang aku lakukan dengan system watery atau simpelnya si pohon kita potong dengan alat tajam dan kemudian direndam air, diganti airnya secara berkala. Voilaaaa, dalam waktu 2 minggu (waktu variatif) akan tumbuh 

Memelihara Tanaman

Paling senang sekali kalau lihat semburat cahaya pagi menembus tanaman-tanaman gantung yang segar. Selagi menikmati pun aku seringnya juga mencabuti beberapa pohon liar dan dedaunan yang kurang bagus namun tetap kokoh menempel di batang utama agar nutrisi dari akar tidak lagi untuk daun rusak tadi 

Hemat Air dan Berkebun

Bagi sebagian orang, memiliki banyak tanaman itu sama halnya dengan menambah pengeluaran, seperti tagihan air, pupuk tanah, kompos dan juga peralatannya termasuk pohon-pohonnya. Beberapa kali hujan aku berinisiatif untuk menampung air dari talang rumah di ember, yang meskioun tidak terlalu besar, yang penting ada tutupnya.

selain itu, selang AC yang ke luar dan biasanya tidak aku tampung ternyata air yang dihasilkan sangat banyak, bahkan bisa seember besar dan ini hanya pemakaian semalam saja, tidak termasuk kalau saat siang dan suhu real feel lebih dari 35 derajat sudah pasti non stop AC nya. Pardon us yang masih terus adaptasi dengan cuaca.

Nah memanfaatkan air ini ma shaa Allah ternyata jauh lebih hemat dan tanaman yang suka air jadi segar dan tumbuh dengan subur, aku menyiramnya pagi dan sore, bahkan sampai 3x tergantung air yang dihasilkan saja jadi tidak terbuang percuma.

Alhamdulillah…

Lee Kwan Yu vs Sensivera

Mengganti tanaman Sanseivera dengan Lee Kwan Yeuw kali ini adalah keputusan yang tepat. Ditambah cuaca cerah hari ini yang sedang bagus banget, Alhamdulillah jadinya tambah semangat kan ngurusin tanaman. Hampir sepekan aku mengamati si pohon ini yang ditanam di pot pagar. Sekalipun terpapar sinar matahari 

Water Propagation

Melihat sudah hampir 3 minggu tanda tanda si cilantro, parsley dan peterselie tak kunjung tumbuh aku memutuskan menanam yang lain di lahan tersebut, tapi tetep sih ga aku cabut tandanya di sana. Siapa tau kan muncul di hari keberapaaa gitu, as suprise hihihi #mulaihalu atau 

Gardening, yuk !

Minggu ini aku niatkan untuk menyemangati diri berkebun. Kalau 2 minggu sebelumnya ada hubungannya dengan interaksi atau kebutuhan keluarga, kali ini untuk kebutuhanku.

Jujur saja adaptasi ini ternyata tidak sekedar sosial masyarakat, makanan dan juga cuaca. Tapi ada hal-hal yang terbiasa dialami bertahun-tahun dan kemudian ketemu hal yang jauh berbeda lalu gemes banget seperti ndak sabar.

Iya itu urusan berkebun dan menanti tanaman tumbuh. Nyatanya sekalipun di Indonesia apa saja dan kapan saja bisa jadi waktu tanam, namun pertumbuhan yang ada tidak secepat saat musim semi. Yah, kekurangannya kita ga boleh malas dan kalah cepat dengan musim tanam yang datang hanya 1x setahun itu.

Aku mulai membersihkan sedikit lahan yang dijadikan tempat menumpukbatu bata sisa yang sayang dibuang khawatir butuh dalam jumlah sedikit. Jadilah ide untuk membuatnya undakan tangga untuk tempat tanaman keperluan dapur.

Iya, aku berencana sekalipun dengan lahan sempit bisa „grow your own food” , setidaknya bumbu dapur yang simple pun bisa disediakan fresh.

10 tahun yang lalu saat meninggalkan rumah ini, sudah sangat berbeda rasanya. Dulu, pikirannya hanya tanaman hias dan banyak memenuhi pekarangan biar lebih hijau. Terdengar kaku atau mainstream memang. Sejak di sana yang hanya 1x masa tanam dan mengalami yang namanya kalau kita malas ya ga akan ada persediaan makanan untuk winter. Apalagi ditambah dengan kanan kiri depan belakang warga Jerman, sekalipun sudah menjelang usia yang tidak lagi muda, selalu semangat berkebun dan memanfaatkan karunia Allah di musim semi ini. Sekalipun kondisi mereka sangat mudah membeli di SPM dan mampu tentu saja, tetaplah yang fresh dari kebun itu yang sehat dan ma shaa Allah banget.

Semangat berkebun !

Palm Treatment

Hari ini pagi-pagi sekali sudah rapih sambil menikmati udara pagi yang sepertinya jauh lebih baik yah, Kicauan burung lebih banyak terdengar daripada bising suara kendaraan, dan tentu sambil melihat2 benih yang ditanam minggu lalu. Punya pohon palem yang di pot dengan keadaan sepertinya terkena hama, 

Wild Garlic vs Daun Kunyit

Musim spring menghadirkan ada kehidupan baru yang muncul, termasuk si daun ini yang masa panennya tentu saja sebentar saja, karena kalau sudah tumbuh bunga sudah tidak boleh dipanen lagi. Rasanya khas bawang putih makanya disebut sebagai wild garlic. Nah kalo di Indonesia, mirip daun kunyit 

Happy Birthday, Girl !

Baby girl hari ini turns out 8 years old, alhamdulillah. Requestnya hanya muffin coklat kesukaannya. Jadi kami baking bareng aja buat muffin yang tergolong kategori snack mudah dibuat. Sekaligus aku buat 2 batch sekaligus biar anteng semuanya kebagian, hihihi

Alhamdulillah pada suka dan ke ta gi han, so looove !!

For 10 Steps Ahead

Istirahat dari rutinitas baking memang terlihat mundur selangkah, tapi justru lebih baik begini kan daripada kelelahan, jenuh kemudian emosi ga stabil. Mundur slangkah untuk maju 10 langkah eaaa… Selain baca-baca resep lain atau sekiranya oret-oret recipe development, seringkali lihat lihat ginian yang bisa refresh mata