Coconut Milk Food Meat/ Daging Rice/ Nasi Traditional Uncategorised

Buntil Nasi Daging

Daun Kale dan Beras
Buntil Nasi Daging

Buntil, masakan khas Jawa, berupa daun ubi atau juga bisa daun pepaya yang diisi dengan teri, kelapa parut, petai, dsb kemudian diikat dan direbus dengan kuah pedas kental santan dan taburan beberapa cabe rawit pedas. Mmmm nyaaamm nikmat rasanya… . Membayangkannya saja sudah ga tahan 🙂

Saat di Indonesia, ga pernah sama sekali membuat buntil, kesan proses memasaknya ribet, apalagi di dukung di depan komplek sudah ada yang menjual buntil ini dengan rasanya yang pas , enak dan gurih (gurih MSG kali ya, heeheheheh…)

Sejak pindah kesini (Mannheim, Germany), dapat dipastikan ga ada gerobak penjaja makanan lewat depan rumah. Kalau gerobak yang diam menjual makanan sih ada, cuma ga jualan buntil tapi jualan Brezel (Pretzel-eng). Brezel memang paling pas buat bekel ngunyah kalo jalan jalan atau bersepeda di udara luar yang dingin, tapi makan buntil hangat pedas dengan nasi anget wuaaaaah HEAVEN !!!

Buntil Nasi Daging
Buntil Nasi Daging
Buntil ini aku buat isi nasi dan daging giling, digulung dengan selembar daun Grünkohl (daun kale). Daun ini jenis sayuran yang dipanen saat musim dingin, WinterGemüse. Sayangnya sayuran ini tidak pernah aku temukan di supermarket. Aku melihatnya di Pasar Tradisional Mannheim, yang ada hanya pada hari sabtu. Penjual pasar tradisional disini biasanya adalah petani yang memang menjual hasil kebunnya, tentunya yang dijual disini adalah bahan makanan atau bunga segar (baru panen) dan tentunya harganya jauh lebih mahal, bisa 2x lipat dibandingkan harga di supermarket. Tapi pembelinya banyak sampai mengantri, karena mereka sadar sekali bahan makanan yang segar tentu berbeda rasanya dan jelas lebih Gesund, sehat

Oke balik lagi ke buntil, buntil ini dibuat dengan bahan utama nasi (usahakan nasi yang enak dan pulen), yang dicampur dengan daging giling yang sudah tumis dengan bumbu. menggunakan nasi sebagai isian buntil ternyata memberi aroma tersendiri pada nasi, juga bumbu halus yang sudah tercampur dengan daging, kemudian direbus kembali bersama kuah bumbu ala buntil yang pedas, kental dan gurih santan, ahhh seger nikmat pokoknya!

Buntil Nasi Daging

oleh Mellyloveskitchen
Bahan Buntil:
1/2 kg Grünkohl atau daun kale atau daun pepaya atau daun singkong (10 lembar daun Grünkohl)
150 gr Beras Pandan Wangi PureGreen
125 gr Daging giling
1/2 siung Bawang bombang, cincang halus
3 bh Cabe rawit, cincang halus
1 sdm Olive oil atau minyak goreng
garam, gula, ketumbar, lada, secukupnya
Tali kasur untuk mengikat sepanjang 30 cm, sebanyak 10 helai
Bahan Kuah
250 gr Coconut milk atau santan
1 siung Bawang bombay besar, cincang halus
5 buah Cabe merah — haluskan
5 buah Cabe rawit — haluskan
1/2 ruas jari jahe, geprek saja
1/2 sdt ketumbar bubuk
2 sdm olive oil atau minyak goreng
garam, gula, lada secukupnya
Cara membuat:
1. Masak Beras Pandan Wangi PureGreen, sisihkan
2. Siapkan dan cuci bersih Daun kale, rebus sebentar hingga lunak, sisihkan
3. Tumis bawang bombay dengan olive oil, hingga layu
4. Masukkan daging giling hingga berubah warna dan keluar minyak dagingnya
5. Masukkan cabe, garam, gula, lada dan ketumbar, aduk rata, cek rasa, sisihkan
6. Siapkan 1 lembar daun kale yang sudah lunak, lebarkan dan letakkan nasi kemudian diisi tumisan daging dan tutup dengan nasi kembali, gulung daun kale dan ikat rapat, teruskan hingga daun semua bahan habis. sisihkan.
7. Kuah : tumis bawang bombay dengan olive oil hingga layu, masukkan cabe, lada, ketumbar, garam, gula, jahe, tuang santan, aduk hingga matang, cek rasa.
8. Masukkan buntil ke dalam kuah santan, masak hingga buntil lunak dan meresap bumbu kuah

9. Sajikan

Buntil Nasi Daging
Buntil Nasi Daging

0 Comments

  1. Nice post mbaknyaa! :D

    Temenku yang di Jerman juga bilang, kalo bikin buntil harus pake kale. Rasanya mirip-mirip hihi.

    Kalau masakan yang pake daun pisang, diganti pake apa mbak? Setauku di Jerman mahal kan ya daun pisang?

    Salam kenal ya mbak, aku dari www.moinblog.com :D
  2. Nice post mbaknyaa! :D

    Temenku yang di Jerman juga bilang, kalo bikin buntil harus pake kale. Rasanya mirip-mirip hihi.

    Kalau masakan yang pake daun pisang, diganti pake apa mbak? Setauku di Jerman mahal kan ya daun pisang?

    Salam kenal ya mbak, aku dari www.moinblog.com :D
  3. Kale dijadiin buntil, idenya bagus juga ya, pake bahan yang aja....
    aslinya pake daun taro, tp susah nyarinya skrh, apalagi yg paling enak taro yg batangnya coklat kehitaman
    btw, kalo aku suka masukin adonan siomay ke dalam brussel sprout atau radicchio mbak, hehehe
    salam kenal ya...
  4. @MOINBLOG : Terimakasih :)Salam kenal juga ya, terimakasih sudah mampir. Iya daun kale pengobat rindu daun singkong. Daun pisang lumayan langka juga disini, soalnya tiap ke asiamarkt seringnya sudah ga ada :) stok sedikit atau memang habis atau ga ada hihihi

  5. @ dentistvschef : wah baru tau loh klo bisa dengan daun taro, semasa kecil banyak di sekitar halaman rumah. Taunya buntil dari daun pepaya atau daun singkong. Makasi sharenya ya :)

    Brussel sprout disini rosenkohl, iya enak buat lalap, pernah juga buat siomay menggunakan wirsing :)

    terimakasih sudah mampir ya :)
  6. Meliiii.....idenya ok lho, kapan2 pengen nyobain buntil ah....jadi kangen buntil. Blom pernah bikin buntil sendiri apalagi yang diisi nasi....wah pasti sedapppp. Goodluck ya :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] Zaazu Emoticons Zaazu.com
error: Content is protected !!