Ada Hak Orang Lain di dalam Rezekiku

Ada Hak Orang Lain di dalam Rezekiku
pic source : taschengeld.de

 

Sejak kelas 3 SD, umur 8 tahun, aku sepakat dengan suami, mulai memperkenalkan manajemen keuangan ke kakak Afiqah. Awalnya dalam bentuk uang saku. Namun, bukan uang saku pada umumnya, untuk jajan dan selalu dihabiskan, tapi lebih kepada „bagaimana mempergunakan uang pribadi dengan tepat“. Smile

Sebelum waktunya, hampir setahun diskusi prolog mengenai penggunaan uang saku, kesepakatan dan kebijakan dalam keluarga kami sosialisasikan. Jika doi merasa sanggup, inshaaAllah lanjut. Kalau ternyata belum mau, ya tentunya tidak dipaksakan.
Alhamdulillah ini masuk menjelang tahun ke-2 dan mulai menunjukkan banyak kemajuan.
Dari mulai belajar terbiasa menggunakan MS Excel, kejujuran dan tanggung jawab.

Kali ini, aku menambahkan tentang persentase alokasi. Poin-poin apa saja yang bisa kita jadikan acuan pengeluaran, dimana saja kewajiban kita dan hak kita. Termasuk di dalamnya, memanfaatkan program Microsoft tersebut dengan formula persentase. Yes-Sir

Seperti contohnya di gambar ini…

Yang akan aku soroti kali ini, adalah hak orang lain, yang sepatutnya perlu kakak Afiqah keluarkan untuk membahagiakan orang lain, orang terdekat. Saat ini yang dipilih adalah teteh Aqila.

Adiknya ingin sekali mainan dokter-dokteran, kerap kali menggunakan mainan barang lain sebagai atribut alat dokter sambil berfantasi bahwa itu adalah stetoskop, alat suntik, dsb. Cari-cari di toko online, Alhamdulillah ketemu dan supriseeee ternyata ada Angebote (sale)  juga. Alhamdulillah, pas banget.


Akhirnya diskusi pun dilakukan dan disepakati bahwasannya kakak akan mensubsidi 10eur diambil dari uang sakunya dan sisanya adalah hak bunda untuk membelikannya. Barang pun dipesan dan datang di saat waktunya.

Adiknya, Aqila, mashaaAllah….
Senangnya bukan main dan tidak lupa unyuk selalu bersyukur kepada Allah dan mengucapkan terimakasih ke kakak dan bunda karena sudah membelikan mainan baru yang diinginkannya.


Well done, Kakak Afiqah dan Teteh Aqila! Approve   :In-Love:

Dari belajar mengelola keuangan pribadi sedini mungkin ini, banyak hal kemajuan yang bisa kakak perlihatkan. Dari mulai menghargai barang miliknya, orang lain, barang yang bunda belikan dan arti dari “memberi dan menerima”.

Menggunakan software Excel tentunya membangkitkan gairah belajar berfikirnya (IQ), dari kegiatan berbagi ini meningkatkan kepekaannya untuk mengasah EQ dan juga melatih SQ nya bahwasannya kakak mampu bermanfaat untuk orang lain. Hari ini satu, besok dan besok makin banyak lagi inshaaAllah. All-I-See-is-Love

#tantangan_hari_ke3
#kelasbunsayiip3
#game_level3
#kami_bisa

Save

Save



Leave a Reply


error: Content is protected !!