Cookies on Holiday

Cookies on Holiday

Aktifitas dapur membuat cemilan kukis selalu jadi rutinitas saat hari libur. Even kita ada agenda ke luar kota ataupun memilih untuk di rumah saja.

Untuk tahun ini, libur natal dan tahun baru, kami memutuskan untuk hanya beraktifitas di kota tempat tinggal dan di rumah, tidak mengagendakan ke luar kota, karena kondisi fisikku yang belum memungkinkan untuk perjalanan jauh, mengingat kehamilan sudah masuk 9 bulan. Bahkan, rencana agenda ke Frankfurt pun harus dibatalkan karena kondisi ini.

Doakan, semoga proses menanti lahiran lancar yaaa inshaaAllah ^_^
Aamiiin…. Angel

Kembali ke aktifitas anak-anak membuat kukis.
Kakak Afi dan Teteh Aqi, paling seneng memang membuat kukis. Jenis kukis yang lebih disukai tentu yang mudah dan menarik minat mereka, seperti drop cookies (seperti yang akan aku share di tulisan ini) atau kukis bentuk menggunakan cookies cutter.

Hampir 2 bulan aku sengaja membeli coklat warna-warni dan anak-anak sudah faham banget kalau coklat ini dibeli dan tidak boleh dimakan sebagai cemilan biasa, karena terlalu banyak gula di dalamnya. Jadi dibeli untuk doilah lagi menjadi kukis atau kue lainnya.
Sebenarnya, bicara mengenai kandungan gula, dimanapun baik di kukis pun ada ya…

Tapi setidaknya, ketika anak-anak tidak terbiasa konsumsi cemilan coklat seperti ini secara utuh sangat membantu urusan kesehatan gigi dan energinya. Semakin banyak konsumsi gula, energi yang dikeluarkan pun harus besar, sehingga mereka akan aktif.

Aku pribadi, tidak terlalu strict dalam aturan „sama sekali tidak boleh makan ini dan itu (kecuali dalam konteks halal dan haram)“, prinsipnya, semua boleh dicoba dengan kadar yang seimbang dan tidak berlebihan. Hidup dengan Tawadzun, inshaaAllah Pleasure

Tentang halal haram dan tawadzun inshaaAllah sudah menjadi bagian dari diskusi dengan anak-anak. Namun, konteks tawadzun antara dunia akhirat yang lebih detail, masih menjadi PR mengingat diskusi yang lebih berat tentunya diimbang dengan umur anak-anak.

Dari kitchen project ini, inshaaAllah dapat melatih 3 kecerdasan anak, yakni Intelektual (IQ), Emosional (EQ) dan Spiritual (SQ).

Saat menyiapkan bahan, menghitung dan menggunakan timbangan, mereka belajar angka, matematika, pengukuran dan tera alat, inilah yang disebut Intellectual Intellegence (IQ). Kecerdasan yang berkaitan dengan daya pikir dan bersifat rasional. Thinking

Saat kakak dan teteh, bekerja sama, berbagi peran dalam menyelesaikan project, muncul sibling bonding. Dari sini aku menyebutnya Emotional Intelligence (EQ), kegiatan yang membangun rasa kerja sama, saling bersinergi, ada rasa emphaty untuk berbagi peran dan tidak memiliki sifat „one man showI-got-an-idea

Untuk Spritual Intelligence (SQ), hadir saat semua telah tersaji di dalam toples, dinikmati bersama keluarga, laris manis dalam hitungan jam untuk 1 batch kukis dan memperoleh banyak encouragement words, termasuk  pujian, sehingga akan muncul perasaan bahwa kegiatan yang dilakukan memiliki arti dalam family bonding di ruang keluarga Approve

Jadi, masih ragu dan takut melakukan kitchen project bersama anak-anak karena khawatir berantakan? Nggak dong yaaa….

Bukan karena nggak kotor berarti nggak belajar atau nggak berantakan berarti ngga belajar, melainkan „nggak ada tantangan artinya nggak belajar“ , let them (kids) be as problem solver then encourage again and again !!!

Ajak anak-anak ikut berperan dalam membereskan sesuai dengan kapasitas masing-masing, inshaaAllah peran apapun, dengan apresiasi akan terasa ringan.

Oiya, yang ingin resep oatmeal cookies dengan coklat warna warni, silahkan boleh dicoba…
Resep ini sampai dibuat hingga 5 batch, iya 5 resep, berkali-kali karena ternyata 1 resep saja sudah habis dalam sehari. Alhamdulillah…

Oatmeal Cookies
Save Recipe

Ingredients

  • 113gr butter
  • 180gr tepung terigu
  • 1/2 sdt soda kue
  • 1 sdt cinnamon bubuk
  • 100gr oatmeal
  • 100gr oat utuh
  • 80gr dcc, cincang kecil
  • 100gr gula palem
  • 50gr gula pasir
  • 2 btr telur
  • Coklat warna warni

Instructions

  1. Panaskan oven suhu 200.
  2. Mixer butter dan gula pasir hingga lembut, masukkan telur, kocok hingga lembut. Dalam wadah lain, campurkan tepung, cinnamon dna soda kue. Tambahkan tepung ke dalam adonan butter, kocok rata dg speed rendah, masukkan oat, kocok rata, terakhir masukkan dcc cincang, kocok hingga rata.
  3. Siapkan loyang, alasi dengan baking paper, ambil adonan cookies sekitar 1sdm, kemudian beri coklat warna warni, panggang di dalam oven dg suhu 190C selama 13 menit, keluarkan dan dinginkan, simpan di dalam toples kedap udara.

Notes

panas oven dan lamanya, sesuaikan dg panas oven masing2 yaaa

7.2
http://www.mellyloveskitchen.com/2018/01/04/cookies-on-holiday/

Semoga bermanfaat ^_^

 

#tantangan_hari_ke1
#kelasbunsayiip3
#game_level3
#kami_bisa

 

Save

Save

Save

Save



Leave a Reply


error: Content is protected !!