Kochworkshop : Essen und Trinken im ersten Lebensahr, selbe Vorbereitung (Wokshop memasak untuk makanan bayi)

Kochworkshop : Essen und Trinken im ersten Lebensahr, selbe Vorbereitung (Wokshop memasak untuk makanan bayi)


Ehm…
Kalau sebelumnya aku menceritakan tantangan kemandirian untuk anak-anak. Kali ini untukku sendiri. Akhir-akhir ini, lebih suka dan lebih memilih banyak kegiatan yang sifatnya darat, baik itu kegiatan lokal di kota Mannheim, tempat kami tinggal atau kegiatan darat luar kota bertemu dengan saudara se tanah air.

Postingan kali ini ingin sharing mengenai workshop masak yang aku ikuti. Yakni, menyiapkan menu makanan bayi sendiri. Bergabung bersama ibu-ibu yang sedang hamil atau pun punya baby. Selain bisa mengenal satu sama lain, menjalin pertemanan, faham dengan bagaimana kultur di sini untuk makanan bayi (yang tentunya di sesuaikan dengan sayuran 4 musim dan kondisi musim apa saat si baby mulai waktu makan pertamanya) dan selain itu, aku juga bisa melatih bahasa Jermanku bersama para native speakers.

Banyak kan manfaatnya? Bangeeeet!!!

Ga heran, aku selalu rajin datang kalau ada kegiatan positif seperti ini.

Workshop ini, pengajarnya adalah seorang lulusan nutrisi dan juga bekerja di salah satu badan pemerintah daerah negara bagian Baden- Wuerttemberg. Jadi memang, pembicara pun adalah seorang referensi di bidang nutrisi bayi.

Seru kan? Bangeeet !!!

Aku banyak belajar juga tentang beberapa sayuran segar musim dingin, yang sama sekali tidak pernah kubeli, karena memang ga faham masaknya, ga tau rasanya, khawatir tidak termakan, dsb

Bahkan buat teman teman lain yang besar di sini pun, banyak yang juga yang baru mengenal sayuran ini dan jarang mengkonsumsinya. Seperti contohnya Pasti Naken, sayuran yang hanya muncul saat musim dingin. Bentuknya seperti wortel namun rasanya tidak semanis wortel.

Di sini pun, aku belaar, mana sayuran yang patut dicuci atau pun tidak perlu karena dikupas. Bagaimana sebaiknya membuat pure agar nutrisi tetap terjaga, dsb. Begitu pula, pengenalan tentang berbagai enis oat, dari jenis instant oat dan oat utuh, bagaimana pengolahan dan untuk usia anak berapa dikenalkan, dsb. Juga tentang penggunaan susu, berapa persen fat yang baik untuk anak anak dan yang tidak.

Pokoknya seruuu !!

Dalam kegiatan ini juga disediakan day care anak gratis. Kebtulan hari ini, di TK teteh ada Notfall betreuung, jadi banyak guru yang tidak masuk karena sakit, sehingga grupnya pun diliburkan. Jadi aku memang membawanya dalam acara, dan mengajaknya bermain di tempat yang disediakan (day care).

Alhamdulillah, di sini semua orang faham, bahwa anak dibawa kemana kegiatan si ibu, tidak aka nada yang mempermasalahkan. Tidak ada yang meminta ditinggal di rumah. Karena semua mengerti mana ada ART 24 jam seperti di Indonesia. Ada mungkiiiin, tapi tidak umum, hehehehe….

Hati senang, belajar pun jadi menyenangkan ^_^

pic source : bbcgoodfood.com

#hari10
#level2
#kuliahbunsayiip
#melatihkemandirian



Leave a Reply


error: Content is protected !!