Kemandirian Sosial

Kemandirian Sosial

 

To teach children an increasing sense of independence, parents must begin letting go of their advice, directions and wisdom–and enter into a conversation where they encourage kids to take on their own thinking and problem-solving. This means saying things such as, “What are you going to do about it?” rather than, “This is what you should do about it.”
[Michelle Garcia Winner, Founder of Social Thinking® and a Speech Language Pathologist Social Thinking]


Jadwal dokter yang semakin banyak, membuat aku agak sedikit kelelahan dan kurang tidur, kok bisa?
Ya sampai rumah, harus mengurusi domestik dan yang paling menyita perhatian ya belaar dengan kakak. Sejak doi kelas 4 ini, sebelum belaar bersamanya, aku harus mempersiapkan diri dan berasa bersiap menghadapi uijan. Setidaknya menjadi Nachhilfe atau Guru saja uga perlu mempersiapkan untuk muridnya.  Apalagi anak sendiri ^_^

Seperti prinsipku,” Aku tidak mengajarimu apa yang kupelajari dulu, kita belajar bersama ya, Nak…”.

Hari ini, kakak dan teteh ada adwal ke dokter mata, iya appointment ini sempat tertunda setahun yang lalu, karena aku yang kebablasan lupa dengan jadwalnya. Padahal untuk mendapatkan jadwal harus mengatur dari 4-6 bulan sebelumnya. Weeew banget yaaak….

Pengalamanku di sini (Jerman), meskipun pasien mbludak ingin daftar, tidak serta merta menumpuk, jadi memang dijadwalkan sesuai kuota kemampuan klinis yang bersangkutan. Tentunya, testimoni ini tidak bersifat secara general seluruh wilayah Jerman ya, bisa jadi ada pengalaman yang berbeda.

Saat jadwal menunggu diantara beberapa pemeriksaan, mereka mandiri menyibukkan diri dengan beberapa hal, dari mulai baca buku, main balok atau tegur sapa dengan sekitar (dengan teman sebaya atau anak lain yang ingin ikut main bersama).

Alhamdulillah, kemandirian sosial ini membuatku percaya diri dan percaya bahwa mereka mampu dan bisa ^_^

 

Rasulullah bersabda: “bermain-mainlah dengan anakmu selama seminggu, didiklah ia selama seminggu, temanilah ia selama seminggu pula, setelah itu suruhlah ia mandiri”. (HR. Bukhari)

pic source : ladybird.com

#hari5
#level2
#kuliahbunsayiip
#melatihkemandirian



Leave a Reply


error: Content is protected !!