School Project : Literasi, Leserolle

School Project : Literasi, Leserolle
Buku fiksi pilihan kakak

Apa itu literasi?

Kemampuan seseorang untuk membaca, menulis, mencari solusi dari masalah sesuai bidang yang dikuasai dan mampu mengungkapkan dengan lisan (berbicara), inilah yang dimaksud dengan literasi. Kemampuan yang sangat diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat dan bergaul dalam lingkungan, rumah, pekerjaan, komunitas, sekolah dan semuanya…

Kata “Literasi” sendiri berasal dari bahasa latin, literatus (orang yang belajar) atau dikenal juga dengan istilah littera (huruf), yang berkaitan dengan ilmu mengenai tulis-menulis. Sedangkan menurut kamus, berasal dari istilah latin literature dan bahasa Inggris „Letter“.

Penting banget ya mengasah kemampuan ini pada anak-anak??
Bangeeeet!!!

Melatih literasi ini, akan membuat anak mampu mengungkapkan idenya berupa tulisan dan menyampaikannya ke khalayak dengan lancar.

Bismillah…inshaaAllah belajar sama-sama kita ya, Nak….

Masuk Grundschule (SD) di Jerman di kota Mannheim, sekolah sudah memperkenalkan kegiatan literasi. Selain itu juga, ditujukan untuk meningkatkan minat membaca buku. Menjadikan buku adalah teman sehari-hari di manapun dalam kegiatan apapun, apalagi saat menunggu. Daripada berbicara hal yang tidak penting, lebih baik membaca buku.

Asik kan??

Kali ini ada project tentang Leserolle.
Apa itu?

Kegiatan kelas yang berkaitan dengan literasi, yang sudah kusebutkan di atas. Proect ini diberi wakti 4 Minggu dengan disertai list progress setiap minggunya. Dari mulai memilih buku, membaca, melengkapi alat peraga dan menyelesaikan deskripsi.

Project seperti ini sudah dimulai dari kelas 2 SD. Jeeeeng… jeeeeng….
*langsungingetjamankelas2SDakungapainyaaaa

Emak zaman now, cyiiiin… kalo ga diupdate terus, ketinggalan pamor deeeh sama game *eh

Sekarang sudah kelas 4, lalu dimanakah bedanya? Smile

Beda buku bacaan, beda tebalnya buku dan karakter fiksi di dalamnya.

Kebetulan hari ini adalah masuk minggu ke-4 akhir dan sudah persiapan final.

Selama  3 minggu sebelumnya, aku membebaskannya mengerjakan tugas di awal secara mandiri. Sengaja ingin melihat, gimana progress doi menyiapkannya sendiri.

Antusias kah? Thinking
Sudah pasti !!! Keliatan setiap Minggunya, kakak selalu memikirkan dan merealisasikan 5 alat peraga yang menjadi barang penting di dalam alur cerita. Lalu bagaimana dengan yang lain?

Tentunya ada beberapa catatan buatku, namapun belajar, inshaaAllah yang berikutnya akan lebih baik…

Ada beberapa point penting yang aku bisa memberikan bold untuk kegiatan ini… I-got-an-idea
1. Sudah bisa menentukan buku cerita yang disukai, cerita fiksi yang menarik perhatiannya dan tokohnya yang sepertinya sangat nempel banget dengan doi
2. Mampu menyelesaikan 200 halaman buku fiksi bahasa Jerman, udah kereeen banget buatku… Baca bukunya dimanaaa aja, jadi kalo udah asik, mau ngapain juga sambbil pegang buku. Hingga pernah suatu hari kuajak jemput Aqila, di jalan ya itu sambil baca, mesti hati-hati aja saat di jalan da nada mobil lewat
3. Analisanya dalam menyiapkan dan mencari sendiri ide mereplika alias DIY beberapa barang penting dalam alur cerita, jempol banget !! Karena memang, DIY ini tidak diperbolehkan berupa hasil print, tapi mereka membuatnya sendiri
4. Pengerjaan yang sistematis mengikuti petunjuk patut aku kasih acung jempol, setidaknya untuk sesuatu yang dikerjakan mandiri, dia sangat mampu dan bisa

Dari kesemuanya, APRESIASI adalah hal yang penting… Approve

Du schaffst das und hat toll gemacht, Afiqah !!!


#hari1
#level2
#kuliahbunsayiip
#melatihkemandirian



Leave a Reply


error: Content is protected !!