Terimakasih dan maaf

Terimakasih dan maaf

Yuhuuuu…..
Siapa hayooo yang masih susah mengucapkan dua kata ini??

Yuuuk, dibuat mudah…

Terimakasih, tidak selalu karena menerima bantuan atau barang mahal…

Maaf, tidak selalu untuk kekeliruan yang besar…

Membiasakan diri untuk berterimakasih atas kelapangan dan pemberian orang lain, dimana saja, di jalan, ruangan, pasar, spm, rumah, keluarga dsb

Bahkan dengan orang yang sudah memberi jalan untuk kita.

pic source : pathways.org

Pengalaman kami saat bersepeda bersama di waktu cerah dan weekend, kerap kali bertemu dengan pejalan kaki atau sepeda lain. Baik dari kami maupun mereka, yang memberikan jalan (melipir sebentar) dan memastikan kendaraan lain bisa lewat tanpa perlu kring kring klakson, sudha sepatutnya memberikan kata kata terimakasih banyaaaaak (danke schön) dengan memberikan senyum (^o^)

Kejadian serupa juga sama ketika kita mempersilahkan orang lain untuk naik bus atau trem lebih dahulu.

Apalagi jika diberikan hadiah, seberapa pun nilainya. Tidak perduli mahal ataupun murah.

Contohnya, hari ini, teteh Aqila diajak jalan jalan keluar menikmati udara segar, karena tertibnya selama perjalanan, anak anak diberi reward berupa coklat. Seneeeng banget pastinyaaa!!

Dan ga lupa mengucapkan “terimakasiiiih” (danke schön), dengan mata berbinar binar (^_-)

 

#hari7
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
#mellyloveschildren
#mellyloveskitchendotcom



Leave a Reply


error: Content is protected !!