Positive Words only

Positive Words only

Pernah ga terpikirkan oleh kita bahwasannya tidak hanya anak –anak saja yang membutuhkan encouragement words untuk menjadi lebih percaya diri?

Iya, kita juga sebagai orang dewasa juga membutuhkannya, butuh juga untuk dihargai pendapatnya, pemberiannya dsb dan ini bukan termasuk sifat „ain“ , yang mana ingin selalu dipuja dan dipuji.
Bukaaan, tapi bentuk menghargai sesuatu yang kita lakukan dan kerjakan, tidak dilihat dari materi atau merek tertentu.


Sebelum ingin dihargai, alangkah baiknya untuk memulai menghargai orang lain terlebih dahulu. Namun, tidak semestinya mengharapkan secara langsung timbal balik untuk dihargai.

Nah, hal ini pun berlaku dalam rumah tangga. Menghargai pasangan dan tutur komunikasi yang baik adalah kunci dalam hubungan.

Bagi kami selama ini, alhamdulillah semua seperti asik asik saja, lebih sering becanda dan hampir tiap akhir pekan evaluasi ibadah untuk saling mengingatkan.

Sudah menjadi kebiasaan buat kami untuk meminta maaf dan memuji hal-hal sederhana, seperti hal nya bantuan. Iya, pada dasarnya, pekerjaan rumah tangga dan urusan anak-anak adalah team work bersama. Ketika dikerjakan, kemudian dihargai oleh pasangan tentu menambah semangat, sekaligus menambah rasa percaya diri.

Sebagai contoh, ayah yang selalu memuji masakan yang bunda siapkan. Dan rasanya sama seperti hal nya dipuji anak-anak, buatan bunda selalu yang paling enak ^_^
Sebaliknya, saat ayah tidak segan segan untuk mengajak anak-anak ke tempat bekerja, dikarenakan aku memiliki jadwal kelas yang tidak bisa ditinggal, atau juga tidak segan membereskan piring kotor atau membantu mengeluarkan cucian piring dari mesin, ungkapan terimakasih dengan mata berbinar, sudah mampu membuat merasa dihargai.

Sikap kedua orang tua satu sama lain tentunya menjadi nature role model  untuk anak-anak. Anak-anak akan belajar meniru kebiasaan yang kita lakukan. Maka sudah sebaiknya kita merubah diri menjadi lebih lebih baik, inshaaAllah.

Contoh yang paling sederhana, misalnya saat aku ga mood di dapur lama-lama dan menyajikan makan malam yang menurutku “biasa saja, sala cepat”, seketika aku akan bilang “maaf, ayah, apa adanya ya, bunda ga masak macam-macam.” , sebelum dijawab ayah, kakak Afiqah langsung menjawab seperti halnya ayah, “gapapa bunda, ini aja Alhamdulillah”

Dan kami pun (aku dan ayah), bertatapan sambil senyam senyum ^_^

Semoga seterusnya sakinah, mawadah dan warahmah…
Kelak Allah kumpulkan lagi kami di JannahNya inshaaAllah aamiiin…

Semoga, encouragement words ini berlaku juga buat orang-orang sekitar kita…
Yuuuk, lebih baik sebarkan kata-kata positif dan buang jauh-jauh kalimat negatif, yang sia-sia…
Bisaaaa????

InshaaAllah…

#hari5
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
#mellyloveschildren
#mellyloveskitchendotcom



Leave a Reply


error: Content is protected !!