We’re Support in Recycling and Children Healthcare

We’re Support in Recycling and Children Healthcare
Deckel gegen Polio
500 tutup botol yang akan menyelamatkan 1 hidup anak dari penyakit polio

Tau kan ya apa ini?

Iya benar, ini tutup botol…

Sekedar tutup botol?
Ternyata bukan sekedar….

Jadiiii sejak awal tahun ajaran bulan September, kakak Afiqah ada kebiasaan untuk mengumpulkan tutup botol.
Kelihatannya sepele ya?
Atau ga terpikirkan oleh kita karena sekedar “sampah”, yang sepertinya tak bisa digunakan ulang di rumah.

Tapi ternyata anak anak di sekolah ada misi khusus dibalik pengumpulan ini.
Apakah itu??

Jika biasanya saat kita masukkan botol bersama tutupnya ke dalam mesin botol, untuk ditukarkan kupon yang digunakan untuk belanja. Kali ini botol dan tutup di pisahkan, sehingga saat penghancuran material plastik asalnya yang berbeda tidak bercampur.

Sebuah tong besar bekas yang di cat oleh anak anak, can you spot Indonesian flag there? My son made it. Good Job Afiqah !!

Botol yang dimasukkan mesin tentunya akan diolah lagi menjadi serbuk partikel yang kemudian diolah kembali menjadi botol minum plastik siap pakai.

Lalu yang ini, yang dikumpulkan anak anak?
Akan dijadikan satu dan dikirim ke lembaga pengolah plastik berbahan sama untuk diubah menjadi bahan siap pakai. Naaah, melibatkan anak anak di sini, ditujukan untuk membantu anak anak lain di negara tertentu untuk mendapatkan vaksinasi polio gratis. Jadi tujuannya untuk menumbuhkan rasa empati dan sosial anak anak yang kurang beruntung. Jiwa sosial yang ditumbuhkan ini ternyata cukup nyata terlihat di rumah. Bahkan Aqila pun ikut mengumpulkan setelah kakaknya bercerita tentang misi dan alasan pengumpulan ini.

So glad, mengajari anak sulung pasti pun akan memberi hal nyata untuk adiknya…

Actually, ada pemikiran sepele yang sepertinya harus kubuang jauh jauh. Iya, kadang aku ga menyisihkan tutup botol dengan botolnya, layaknya kakak dan teteh, ujung ujungnya kena skak mat deeeh dari mereka, hahahaha…

Ahh anak anak memang sudah terlahir kreatif, apapun caranya, apapun idenya selalu kreatif. Hal yang harus dihindari untuk menenggelamkan rasa kreatif mereka adalah sikap aku dan ayah (orang tua) yang berlebihan, berlebihan membatasi ruang, berlebihan memberikan larangan dan tidak ada apresiasi untuk hal yang terkadang dianggap biasa, padahal semua terlihat luar biasa di mata anak anak.

Good Job Kakak Afiqah, teteh Aqila… I-got-an-idea

recycling means save our earth ^^
(pic source : www.snowcollegenews.com)

#hari3
#tantangan10hari
#thinkcreative
#level9
#kelasbunsayiip
#mellyloveschildren
#mellyloveskitchendotcom



Leave a Reply


error: Content is protected !!