Ukuran Luas Wohnung atau Tempat Tinggal

Ukuran Luas Wohnung atau Tempat Tinggal


Bukti  kepemilikan/ kontrak sewa tempat tinggal dengan luas yang memnuhi syarat tinggal di Jerman sangat mutlak diperlukan untuk mengajukan Visa Kumpul Keluarga (Visa Nasional) Jerman.

Pada saat mengajukan Visa, saya membawa 1 bundel dengan 2 rangkap untuk satu pendaftar visa (dalam hal ini saya membawa 6 rangkap dengan 3 pendaftar visa, 1 ibu dan 2 anak). Dan ini tidak perlu dikirimkan langsung dari Jerman melainkan hanya discan dan dikirimkan via email yang selanjutnya saya print.

Syarat luas Wohnung di Jerman:

6 tahun : 12 m2
2-6 tahun : 10 m2
< 2 tahun : 0 m2

Begitu kira kira pointnya dari aturan luas Wohnung yang aku lihat disini dan disini (point 2.4). Atau bisa juga cari dengan kata kunci „Wohnraumerfordernis“ , tentunya semua berbahasa Jerman. Aturan ini bisa jadi ada perubahan dan perubahan yaa… jadi untuk updatenya silahkan dilihat lihat lagi dengan kata kunci tersebut.

Untuk mencari tempat tinggal, silahkan rajin rajin melihat website ini,  http://wg-gesucht.de/ atau juga bisa cari di Studentenwohnheim dari Universitas tempat belajar (bagi mahasiswa) . Pengalaman kami di Mannheim, biaya sewa  Studentenwohnheim lebih mahal dari sewa di luar (bisa jadi mahal karena memang gedung tsb termasuk baru dibangun).

Mencari tempat tinggal ini harus sangat sangat dan banyak sabar. Kenapa?? Yaaa sama saja dengan kita kalau di Indonesia mencari rumah tinggal kan, ga mudah untuk sreg dan kemudian kita tinggali. Bedanya kalau disini (Jerman) yang menentukan sreg atau tidaknya adalah si pemilik rumah. Ada yang tidak suka keluarga/ pasangan, orang asia, atau tidak suka kalau ada anak dan sederet alasan lainnya. Karena itulah, aku beri catatan “sabar” di atas, inshaaAllah niat baik berkumpul keluarga ada kemudahan dibalik kesulitan, percaya deh ! 😉

Mengenai Visa Kumpul Keluarga lainnya, bisa di klik di link di bawah ini:
Visa Kumpul Keluarga Jerman
Perjalanan Jakarta Frankfurt
Surat Undangan Visa

Buat yang sedang mengurus, semoga lancar dan dimudahkan yaaa inshaaAllah aaamiiin… <3 <3



11 thoughts on “Ukuran Luas Wohnung atau Tempat Tinggal”

  • Eh aku pikir luas Wohnungnya harus berdasarkan brp orang penghuninya, bukan tahunnya. Btw Pak Yusuf lagi dalam rangka belajar ya Mel di sini, kok nyarinya di Studentenwohnheim? Hihi aku udah lupa soal urusan visa dan klenikannya hihi ?
    • Ada kategorinya sih, jadi buat kira2 luas rumah perlu berapa m2. Tapi kalo sudah masuk lalu anak anak tumbuh dan naik kategori ya gpp tetap disitu, ga baku banget... cuma biasanya saat daftar visa di Jakarta, petugas loket akan periksa surat perjanjian sewa/ kepemilikan tempat tinggal. Nama suamiku bukan Yusuf beth, hihihi.... Iya disini sedang sekolah :) Semoga segera selesai lalu aku yang gantian sekolah aamiiiin hehehehe....
      • Oh hahaha...Kirain itu nama keluarga hihi... Si Beth semaunya aja nih panggil2 orang, maap Melly... ?? Amiiin semoga lancar semua sekolahnya.
  • Whaa mba lolosss ya..senangnya denger..dulu 2012 sy gagal alias ditolak visanya.. mgkn krn sy tdk menyertakan rekenung pribadi yg cukuo besar disini.. pun beasiswanya hanya beasiswa dikti dan master degree pula Pdhl sudah banyak pengorbanan a, b ,c smpai z yg ditempuh..tapi Tuhan berksehendak lain. Kali ini doakan sy lolos ikut suami ke Belanda ya mba.. Datik
  • Halo, Mba Melly. Saya sedang studi S2 di Darmstadt. saat ini saya sedang hamil dan berencana mengundang suami ke sini dengan menggunakan visa nasional. Sebelum saya ke Darmstadt, saya pernah email ABH Darmstadt dan menanyakan tentang minimal luasan Wohnung dan mereka bilang 9 sqm/orang. Ketika saya sampai Darmstadt, saya ke ABH dan bertanya langsung tentang persyaratan Wohnung ini. Petugasnya kasih catatan ke saya kalau saya musti tinggal setidaknya di 2-Zimmer Wohung. Saat itu saya lupa tanya ke petugas, syarat mana yang sebaiknya ditaati, luasan atau jumlah Zimmer. menurut Mba Mely bagaimana? ada masukan?
    • Halo Mba Adinwardhani, Semoga late responnya masih bisa membantu. Saran saya, sebaikna mengambil 2 Zimmer Wohnung, karena akan ada anak. Karena Untuk luasan yang minim, biasanya hanya untuk 1 orang atau ein paar ohne Kind (sepasang tanpa anak), khawatir nantinya, setelah anak lahir, mba Adin membutuhkan Wohnung yang lebih luas atau tetangga atau pemilik komplain dg adanya anak. Namun, sebenarnya ada perlindungan untuk tidak boleh "mengusir" penyewa yang memiliki anak kecil, tapi kalau kita sudah tidak lagi nyaman dg tetangga atau pemilik Wohnung, tetap saja akan tidak nyaman. Semoga membantu ^_^

Leave a Reply


error: Content is protected !!