Telur Bumbu Bali

Telur Bumbu Bali

Pernah makan telur balado? Ya bagitulah kira kira telur ini. Masakan telur yang mudah biasanya andalan banget untuk masuk menu sehari hari ala rumahan. Selain semua personil rumah menyukai telur, masaknya pun praktis untuk disajikan.

Hal yang sedikit berbeda di rumah, anak anak dari kecil lebih senang telur putih daripada telur kuning. Seiring bertambah besar, kakak Afiqah mulai menyukai telur kuning dan bisa makan keduanya (telur utuh), sedangkan adik Aqila masih tetap suka dengan telur putih. Jadi setiap makan selalu menyisihkan kuningnya.


Sharing sedikit mengenai tumbuh kembang anak, anakku yang pertama, Afiqah, dulu punya alergi telur saat masih bayi, sekitar  umur 1-6 bulan, walaupun tidak secara langsung makan telur, melainkan melalui ASI.

Saat umur 1-6 bulan, Afiqah masih full ASI, jadi setiap aku makan telur, lalu dia makan ASI, beberapa jam setelahnya langsung timbul bercak bercak seperti bisul kecil kecil yang jumlahnya cukup banyak. Kalau kejadian seperti ini, sebaiknya jangan panick attack dulu, tarik nafas lalu keluarkan pelan pelan dan tetap percaya diri bahwa ASI ku tidak ada masalah. Saat kondisi demikian, aku tidak langsung mengunjungi dokter anak, karena khawatir aku malah down urusan memberi ASI. Jadi, selama beberapa hari, makan telur ku aku buat bertahap, seperti di bawah ini:
Hari ke-1 : 1 butir telur
Hari ke-2 : 1,5 butir telur
Hari ke-3 : 2 butir telur
Hari ke-4 : 2,5 butir telur
Hari ke-5 : 3 butir telur
Hari ke-6 : tanpa telur
Hari ke-7 : 2 butir telur
Hari ke-8 : 3 butir telur
Hari ke-9 : 1 butir telur
Hari ke-10 : tanpa telur
Hari ke-11 : 1 butir telur

Masaknya pun biasa saja dan terserah saja, rebus, ceplok atau dadar omelet.  Dari hari kedua, sudah timbul bisul bisul kecil, terus banyak mengelilingi wajah dan biasanya berada di bagian tempat keringat muncul. Makin lama makin banyak dan aku pun tetap makan telur, dan ada 1 hari aku makan tanpa telur (karena bosen juga kan makan telur terus). Sampai akhirnya hari ke 7, itu bisul bisul bukan lagi makin banyak tapi makin terus berkurang dan hilang tak berbekas.

Satu dua hal yang harus diperhatikan, saat timbul bisul, usahakan baby tidak kepanasan dan ga mesti juga kudu pake AC, kami saat itu juga ga pake AC kok, tapi sirkulasi udara di dalam rumah cukup adem, jadi so far oke saja. Kedua, usahakan di dalam rumah atau ga ketemu orang lain dulu, kenapa?? Sudah tipikal masyarakat kita kalo ketemu ibu yang baru punya anak, petuahnya banyak dan kadang judgmentnya lebih banyak dari pada positifnya, jadi biar ga down dan baby blues, ahhh mending ga ketemu deh iniakuyaaa , bosen di rumah ya pergi aja keluar dengan suami, ke taman jalan jalan, paling ngga ketemu orang yang tidak dikenal ^^’ . Intinya, jadi ibu baru harus menciptakan kondisi pribadi se fun dan se nyaman mungkin deh biar ga ganggu mood ngASI 😀

laluakupuntersadartulisanmulamelencengbanyak hohohoho tutupmulutpakelakban


Balik ke topik judul, menu ini aku buat untuk melengkapi menu Nasi Campur Bali. Berikut resep telur bumbu Bali yang aku gunakan yaaa….

Telur Bumbu Bali

Ingredients:
10 butir telur, rebus, kupas dan sisihkan
3 lembar daun jeruk
2 batang serai, memarkan
2 cm lengkuas, memarkan
2 lembar daun salam
1 sdm kecap manis
2 sdt garam
1 sdt gula pasir
½ sdt lada
3 sdm minyak untuk menumis bumbu halus

Bumbu halus
10 siung Bawang Merah
5 siung Bawang Putih
10 Cabe Merah
5 Cabe Rawit Merah, kurangi jika tidak suka pedas
2 sdm Gula merah, potong halus
1/2 sdt Terasi goreng
1 cm Jahe
1 bh Tomat
50  ml Air untuk menghaluskan di blender

How to:

  1. Panaskan minyak, masukkan bumbu halus, tumis hingga harum, tambahkan daun jeruk, serai, daun salam, kecap manis, lengkuas, garam, gula, lada, aduk rata
  2. Masukkan telur, masak hingga bumbu meresap dan air pada bumbu berkurang
  3. Sajikan bersama lauk lainnya di Nasi Campur Bali

Note:
– Beberapa resep menuliskan Telur Bumbu Bali ini tidak menggunakan tomat, dsini aku tambahkan tomat agar tidak terlalu pedas.
– Sebelum memasukkan telur, telur bisa juga digoreng terlebih dahulu, agar tidak meletus saat digoreng, kerat kerat tipis di seluruh bagian telur menggunakan pisau
– Aku merebus telur menggunakan sedikit cuka supaya hasil telur yang dikupas mulus cantik

Selamat Mencoba ^_^

Links :

Nasi Campur Bali
Ayam Pelalah
Urap Sayur

Sate Lilit Bali
Sambal Matah

 



0 thoughts on “Telur Bumbu Bali”

Leave a Reply


error: Content is protected !!